Lagi mengingat-ingat minggu-minggu pertama mulai kenal virus. Ketika itu baru ngerasa di kerjain ama virus, dan akhirnya saya bertanya-tanya, gimana caranya virus bisa membuat kita begitu kerepotan. Akhirnya, berkat virus, kenal juga deyh ama yang namanya registry (siapa yang bilang virus gak ada gunanya.. ).

Nah, kali ini, pingin sharing sedikit tentang cara-cara mengedit registry pada windows. Karena antara windows versi 98, ME, XP, Vista, bahkan 7 memiliki registry yang serupa, maka cara yang disajikan di bawah akan bisa (semoga) dapat digunakan pada berbagai versi windows. Sebelum kita lanjutkan, jika ada kawan-kawan yang masih bertanya-tanya tentang apa itu registry, tidak perlu mengenal registry dengan cara yang merepotkan seperti cerita saya di atas. (Jujur, saya bener-bener kerepotan waktu itu.. ;p). Cukup search aja di google, dan kita bisa dapat banyak artikel tentangnya. Salah satu artikel yang menurut saya cukup baik dapat di klik di sini. Untuk kebutuhan kita saat ini, registry cukup dipahami sebagai gudang settingan yang ada pada windows. Atau dengan kata lain, (hampir) segala hal bisa dirubah jika kita merubah registry yang terkait.

Langsung saja ya, sebenarnya ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengedit registry pada windows. Salah satu cara yang paling umum ialah dengan memanggil registry editor (regedit) melalui run pada start menu. Namun, pada berbagai kasus, khususnya dalam kasus ketika komputer kita terserang virus, registry editor yang seringkali menjadi andalan kebanyakan orang (termasuk saya sendiri), menjadi tidak bisa diakses. Hal ini merupakan suatu trik perlindungan terhadap virus agar tidak dapat dihapus dengan mudahnya. Lalu, bagaimana caranya agar kita dapat merubah registry? Sebenarnya, ada berbagai cara yang dapat dilakukan, diantaranya sebagai berikut:

  1. Menggunakan program registry editor lainnya seperti yang tersedia pada Tune Up Utilities.
  2. Menggunakan perintah reg pada command prompt.
    123
    Cara ini dapat kita gunakan dengan asumsi kita memiliki hak administrator dan command prompt belum dikunci oleh suatu software tertentu ataupun virus. Beberapa contoh penggunaannya ialah sebagai berikut:

    1. Untuk menambahkan suatu key atau value dapat menggunakan perintah reg add, dengan contoh sebagai berikut:
      12
      Pada contoh di atas HKLM\Software\bS\ merupakan key yang ingin dimodifikasi; Data merupakan value baru yang ingin ditambahkan; REG_SZ merupakan tipe data yang akan ditambahkan; dan Hallo merupakan isi pada value yang ditambahkan tadi.
    2. Untuk menghapus suatu key atau value dapat menggunakan perintah reg delete, dengan contoh sebagai berikut:
      1234
    3. dan sebagainya. Sebenarnya dengan dua perintah di atas, kita sudah mampu melakukan pengeditan dengan cara menghapus key yang lama kemudian menggantikannya dengan key yang baru
  3. Menggunakan file *.inf
    Cara ketiga ini biasanya dilakukan jika memang kedua cara di atas tidak dapat dilakukan. Jika file *.inf tidak diblokir oleh virus (Insya Allah) maka cara ini akan dengan sukses mengedit registry yang diperlukan.
    1
    Pada contoh di atas, file baru dibuat dengan menggunakan text editor biasa (pada contoh di atas saya menggunakan software Notepad++). Kemudian setelah diisikan dengan data di atas, file disimpan dengan ekstensi .inf. Setelah selesai, file dapat digunakan dengan cara melakukan klik kanan pada file tersebut dan memilih install.
    Sedikit penjelasan mengenai isi file diatas:

    1. Baris 1-3 menyatakan pengenal dari pembuat atau yang mendistribusikan file inf tersebut.
    2. Baris 5-6 merupakan keterangan operasi yang dilakukan.
      DelReg yang digunakan untuk menghapus suatu registry dapat diganti dengan AddReg yang digunakan untuk menambah suatu registry.
      del yang ditulis setelah tanda ‘=’ menyatakan daftar yang harus dioperasikan. Dalam contoh di atas menyatakan bahwa list del dihapus dari registry.
    3. Baris 8-13 merupakan daftar dari value-value yang ingin dihapus.
      [del] menyatakan nama list, sedangkan yang ada di bawahnya merupakan sejumlah value yang akan dihapus dari registry.

Nah, di atas merupakan beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengedit registry pada windows. Pada akhirnya, penulis tidak dapat menjamin cara-cara di atas akan berlaku pada semua komputer, karena bisa jadi terdapat suatu metode penguncian yang dilakukan (seperti yang seringkali dilakukan pada virus).

link